BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan kegiatan kurikulum yang harus dilakukan oleh siswa PPL, sebagai pelatihan untuk menerapkan teori yang diperoleh dalam bangku perkuliahan. Tujuan pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) adalah untuk membentuk siswa Citra Info Komputer (CIKO) agar menjadi calon tenaga kependidikan yang professional, sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan yang berdasarkan kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi professional, dan kompetensi sosial.
Citra Info Komputer (CIKO) adalah salah satu lembaga kependidikan yang professional. Fungsinya menghasilkan tenaga-tenaga kependidikan yang meningkatkan mutu lulusan antara lain dengan menjalankan kerjasama dengan berbagai pihak yang berkompeten dalam penyelenggaraan pendidikan. Citra Info Komputer (CIKO) sebagai penghasil tenaga kependidikan menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah sebagai upaya penerapan tenaga kependidikan yang professional.
Dalam kaitannya dengan pengembangan tenaga kependidikan, diperlukan satu strategi dan taktik untuk memperoleh hasil tenaga kependidikan yang benar-benar mempunyai kompetensi tingkat tinggi dan interpersonal skill yang mampu menghadapi tuntutan masa depan.
Dasar pelaksanaan kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) adalah surat keputusan rektor Citra Info Komputer (CIKO) tentang pedoman Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). siswa Citra Info Komputer (CIKO) diharuskan menempuh sejumlah komponen program pendidikan yang diselenggarakan untuk siswa yaitu, diantaranya berupa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di MTs N 2 Rejang Lebong.
1.2 Tujuan Pelaksanaan PPL
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) mempunyai tujuan untuk membentuk siswa Citra Info Komputer (CIKO) agar menjadi calon tenaga pendidik yang professional sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan, berdasarkan kompetensi yang meliputi kompetensi professional, kompetensi personal, dan kompetensi kemasyarakatan.
1.3 Manfaat Pelaksanaan PPL
Manfaat pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yaitu memberi bekal kepada siswa Citar Info Komputer (CIKO) agar memiliki kompetensi professional, kompetensi personal, dan kompetensi kemasyarakatan. Kompetensi professional adalah kepiawaian di dalam menjalankan tugas atau jabatannya sesuai dengan keahliannya. Kompetensi personal adalah suatu keahlian seseorang di dalam menjalankan tugas yang terkait dengan percerminan nilai, sikap, dan moral. Sedangkan kompetensi kemasyarakatan adalah keahlian seseorang dalam kinerja yang terkait dengan masalah-masalah sikap saling membantu (norma kehidupan gotong-royong).
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) diharapkan dapat memberikan manfaat terhadap semua komponen yang terkait dengan siswa CIKO, sekolah, dan perguruan tinggi yang bersangkutan.
1.3.1 Manfaat bagi siswa Citar Info Komputer (CIKO)
1. Mendapatkan kesempatan untuk mempraktekkan bekal yang diperoleh selama latihan ditempat Praktek Pangalaman Lapangan (PPL).
2. Mengetahui dan mengenal secara langsung kegiatan belajar mengajar di sekolah latihan.
3. Memperdalam pengertian dan penghayatan siswa tentang pelaksanaan pendidikan.
4. Mendewasakan cara berfikir, meningkatkan daya penalaran siswa citra info komputer (CIKO) dalam melakukan penelaahan, perumusan, dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di sekolah.
1.3.2 Manfaat bagi sekolah
1. Meningkatkan kualitas pendidikan.
2. Memberikan masukan kepada sekolah atas hal-hal atau ide-ide baru dalam perencanaan program pendidikan yang akan datang.
1.3.3 Manfaat bagi Citra Info Komputer (CIKO)
1. Memperoleh masukan tentang kasus pendidikan yang dipakai sebagai bahan pertimbangan penelitian.
2. Memperluas dan meningkatkan jaringan kerjasama dengan sekolah-sekolah temapat PPL.
3. Memperoleh masukan tentang perkembangan pelaksanaan PPL, hingga kurikulum, sehingga metode yang dipakai dapat disesuaikan dengan tuntutan yang ada dilapangan.
BAB II
GAMBARAN UMUM
2.1 Sejarah Sekolah
MTs Negeri Barumanis adalah salah satu dari dua buah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri yang ada di Kabupaten Rejang Lebong dan satu-satunya MTs di Kecamatan Bermani Ulu. Secara sosio historis berdirinya MTs Negeri Barumanis dilatar belakangi oleh kebutuhan masyarakat akan pendidikan terutama pendidikan agama.
Pada kisaran tahun 80-an awal, kebutuhan masyarakat desa Barumanis untuk melanjutkan pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) hanya bisa dipenuhi dengan bersekolah ke SMP Desa Kampung Melayu yang posisi secara geografis bisa ditempuh dengan jarak tempuh kurang lebih 5 KM dari desa Barumanis, dan kondisi pada tahun-tahun itu transportasi belum lancar seperti sekarang ini, sehingga untuk bersekolah ke Kampung Melayu harus berjalan kaki.
Secara historis berdirinya MTs Negeri Barumanis dilatar belakangi oleh semangat masyarakat Barumanis dan sekitarnya untuk mendirikan sekolah yang berbasis agama, guna memenuhi kebutuhan spiritual dan untuk mempersiapkan generasi penerus yang mempunyai bekal keilmuan yang cukup yang didasari dengan ilmu keislaman yang kokoh.
MTs Negeri Barumanis pada awalnya adalah Madrasah Swasta yang rencana pendiriannya pada tanggal 21 Maret 1983. Rencana pendirian MTs ini diprakarsai oleh salah seorang tokoh masyarakat desa Barumanis yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Desa Barumanis yaitu Bapak Hariadi dengan mendapatkan dukungan dan persetujuan masyarakat setempat. Pada tanggal 10 April 1983 ditetapkanlah sebagai tanggal kelahiran berdirinya MTs ini dengan Bapak Hariadi ditunjuk sebagai pimpinan Madrasah atau Kepala Sekolah oleh masyarakat, sedangkan gedung tempat belajar masih menumpang di MIN yang ada di Desa Barumanis.
Pada tanggal 18 Agustus 1983 sudah dimulai kegiatan belajar mengajar dengan tenaga pendidik atau guru diambil dari guru SD Barumanis yang baru datang dari Jawa dan dibantu oleh guru-guru desa setempat. Jumlah siswa pertama adalah 20 orang, kemudian meningkat menjadi 35 orang, lalu 89 orang. Namun kemudian merosot karena ada hambatan-hambatan yang muncul yaitu dengan didirikannya SMP GUPPI, sehingga siswanya lari ke SMP GUPPI tersebut. Berhubung gedungnya dipakai SMP GUPPI, maka MTs pindah ke SD 59 dan kemudian pindah lagi ke Balai Desa Barumanis.
Pada tahun 1989 SMP GUPPI mengalami kemunduran dan akhirnya tutup. Lalu gedung MIN ini diserahkan lagi ke MTs. Pada tahun 1989 MTs kedatangan tenaga pendidik yang merupakan anak-anak alumni PGA yang berasal dari desa Barumanis yaitu Sutinah, Painah, Saidin, Dan Sigidi dari SPG.
Pada akhir tahun 1989 bapak hariadi mundur dari jabatannya sehingga jabatannya sebagai pimpinan Madrasah digantikan oleh Bapak Idris dengan masa bakti sejak tahun 1990 sampai dengan tahun 1992. Kemudian pada tahun 1992 Bapak Idris mundur digantikan oleh ibu Sutinah dari tahun 1992 sampai dengan tahun 1994. Setelah periode ibu Sutinah kepala sekolah digantikan oleh bapak Hasan Asy,ari BA.
Dan pada tahun 1996 MTs Barumanis berubah status dari MTs. Negeri yang berada dibawah naungan kementrian agama yang pada saat itu disebut Departemen Agama. Pada tahun 1997 MTs. Negeri Barumanis mendapatkan bantuan pembangunan gedung baru sehingga kemudian proses kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke gedung baru tersebut.
Pada tahun 1998 setelah periode bapak Hasan Asy,ari BA, digantikan oleh bapak Drs. Muhd. Murni yang menjabat Kepala Sekolah MTs Negeri Barumanis sampai dengan tahun 2007. Kemudian dilanjutkan oleh Bapak Darwin, S.Ag sampai tahun 2009. Lalu pada tahun 2009 bapak Darwin, S.Ag digantikan oleh bapak Amran Nasir, S, Sos.I dan kemudian digantikan oleh bapak Yusrizal, M.Pd. Pada januari tahun 2013 sampai dengan sekarang.
2.2 Organisasi Sekolah
2.2.1 Organisasi MTs N 2 Rejang Lebong adalah sebagai berikut :
Table 2.2.1 Nama-nama tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
No Nama Jabatan
1. YUSRIZAL, M.Pd Kepala sekolah
2. ISKANDAR, SE Kepala tata usaha
3. PRAMUDI WARDANI, S.Pd.I Bendahara
4. RUSTAM, SE Operator
5. ZOHRI HASPITOL, S.Pd.I Staf tata usaha
6. MARLON DANI, S.Pd.I Waka kesiswaan
7. SULKAFNI, S.Pd Waka sarana
8. Drs.ARFAN SYAHRUDIN, M.Pd Kepala perpustakaan
9. MUHAMMAD RAIS, S.Pd.I Guru al-qur’an hadits
10. JAMILAWATI, S.Pd.I Guru bahasa arab
11. ISTIQOMAH, S.Pd.I Guru fiqih, aqidah akhlak
12. RIRIN DWI ASTUTI Guru PKN
13. RESMAN SAYUDI Guru IPS, penjaskes
14. AZIZAH, S.Pd Guru fisika
15. RETNO EKA W, S.Pd.I Guru bahasa inggris
16. DESI ARYANTI, A.Md Guru TIK
17. SULKAFNI, S.Pd Guru bahasa Indonesia
18. TITIK SUMIATI Guru TIK
19. DYAN WORO ARI, S.Pd.I Guru mate-matika,IPA
20. MARLON DANI, S.Pd.I Guru SKI
21. DWI PANCA T, S.Tp Guru mate-matika
22. Drs.ARFAN SYAHRUDIN, M.Pd Guru bahasa Indonesia
23. WULANTIA, S.Pd.I Guru bahasa inggris
24. ZOHRI HASPITOL, S.Pd.I Guru mulok,PKN
25. MAYA SARI, A.Md Guru bahasa inggris
26. RAHAYU NENGSIH, S.Pd.I Guru mulok
27. LILIS UMI DAYANTI, S.Pd.I Guru seni budaya,IPS
28. EDO Guru penjaskes
29. DEWI, A.Md Guru mulok
30. VERA SEPTARIA, S.Pd Guru IPA
31. WINSI DAHLENAS, Pd.I Guru PKN,seni budaya
32. JAUHARI, S.Hi Guru IPS
33. DIAN Penjaga madrasah
34. SISWA-SISWI MTs N 2 Rejang Lebong
Sumber : Struktur MTs N 2 Rejang Lebong
2.2.2 Berikut adalah wewenang dan tanggung jawab dari masing-masing jabatan :
1. Kepala Sekolah
• Menjaga terlaksananya dan ketercapaian program kerja sekolah.
• Menjabarkan, melaksanakan dan mengembangkan pembelajaran kurikulum/program.
• Mengembangkan SDM.
• Melakukan pengawasan dan surpevisi tenaga pendidik dan kependidikan.
• Melakukan hubungan kerjasama dengan pihak luar.
• Merencanakan, mengelola dan mempertanggung jawabkan keuangan.
• Mengangkat dan menetapkan personal struktur organisasi.
• Menetapkan program kerja sekolah.
• Mengesahkan perubahan kebijakan mutu organisasi.
• Melegalisasi dokumen organisasi.
• Memutuskan mutasi siswa.
• Mengusulkan promosi dan mutasi pendidik dan tenaga kependidikan.
• Menerbitkan dokumen yang di keluarkan sekolah.
• Memberi pembinaan warga sekolah.
• Memberi penghargaan dan sanksi.
• Memberi penilaian kinerja pendidik dan tenaga kependidikan.
2. Komite Sekolah
• Memberikan masukan terhadap kebijakan mutu pendidikan.
• Mengawasi kebijakan sekolah.
3. Kepala Tata Usaha
• Menyusun dan melaksanakan program tata usaha sekolah.
• Menyusun dan malaksanakan kegiatan keuangan sekolah.
• Mengurus administrasi kepegawaian.
• Mengurus administrasi kesiswaan.
• Menyusun administrasi perlengkapan sekolah.
• Menyusun dan menyajikan data statistik sekolah.
• Menyusun administrasi lainnya.
• Melaporkan semua tugas dan tanggung jawabnya kepada kepala sekolah secara berkala.
4. Waka Kurikulum
• Menyusun program kerja bidang kurikulum/program.
• Mengkoordinasikan pelaksanaan dan pengembangan kurikulum/program.
• Memantau pelaksanaan pembelajaran.
• Menyelenggrakan rapat koordinasi kurikulum.
• Mengkoordinasikan pengelolaan perpustakaan.
• Mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi pembelajaran.
• Menyusun kalender pendidikan dan jadwal pembelajaran.
• Melaporkan hasil pelaksanaan pembelajaran.
• Mengusulkan tugas mengajar pada masing-masing guru.
• Menghitung dan melaporkan jam mengajar guru.
• Merencanakan kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan.
• Memeriksa, menyetujui rencana pembelajaran tiap program pembelajaran.
• Memverifikasi kurikulum.
• Merencanakan dan melaksanakan bimbingan belajar dan try out kelas IX.
5. Waka Kesiswaan
• Mengkoordinasikan PSB (Penerimaan Siswa Baru).
• Mengkoordinasikan pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS).
• Mengkoordinasikan pemilihan kepengurusan dan diklat OSIS.
• Mengkoordinasikan penjaringan dan pendistribusian semua bentuk beasiswa.
• Mengkoordinasikan pelaksanaan 4 K (ketertiban, kedisiplinan, keamanan, kekeluargaan).
• Membian program kegiatan OSIS.
• Memeriksa dan menyetujui rencana kerja pengurus OSIS.
• Melakukan tidakan terhadap siswa terkait pelanggaran tata tertib siswa.
• Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan lomba.
• Mengkoordinasikan ekstrakurikuler.
• Mengkoordinasikan peringatan hari-hari besar.
6. Waka Sarana
• Mengusulkan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan.
• Mengusulkan kebutuhan bahan dan peralatan pembelajaran.
• Mengusulkan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan.
• Mengkoordinasikan pengembangan bahan ajar.
• Memetakan kebutuhan sumber daya untuk pembelajaran.
7. Guru
• Mengetahui tugas pokoknya sendiri yaitu memberikan pelajaran sesuai dengan bidang studi.
• Mengevaluasi hasil pekerjaannya.
• Mewakili kepala sekolah dan orang tua di kelas.
• Mengetahui tugas-tugas yang diberikan kepada siswa dan memeriksa hasil tugas itu untuk dinilai.
• Memperhatikan kelakuan dan kerajinan siswa sebagai bahan laporan kepada kepala sekolah, wali kelas, dan guru BP.
• Memecahkan masalah-masalah pelajaran yang dihadapi siswa untuk memberikan bimbingan pelajaran kepada siswa yang cerdas, siswa yang kurang cerdas, dan siswa yang membandel.
• Memperhatikan hasil ulangan EBTA, EBTANAS, dan megisi daftra nilai siswa.
• Melaporkan kepada kepala sekolah tentang hasil kerjanya.
8. Penjaga Sekolah
• Melaksanakan tugas pengamanan sekolah.
• Setelah bel masuk dibunyikan, petugas berkeliling sekolah untuk memastikan bahwa seluruh siswa sudah masuk kelas.
• Setelah bel istirahat berakhir, petugas berkeliling sekolah untuk memastikan bahwa seluruh siswa sudah masuk kelas.
• Setelah bel pulang, petugas berkeliling sekolah untuk terakhir kali memastikan bahwa kondisi lingkungan sekolah aman.
• Mengawasi dan menjaga keamanan lahan parker sekolah.
• Memelihara dan menjaga barang-barang milik sekolah.
• Bekerjasama dengan dinas terkait apabila ada masalah keamanan yang tidak dapat di lakukan secara internal atau sudah terjadi perbuatan melanggar hukum.
9. Siswa-Siswi
• Menuntut ilmu sebaik-baiknya.
• Mempertanggung jawabkan hasil pembelajarannya.
• Mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh pihak sekolah.
2.3 Program Umum Sekolah
Dalam rangka memajukan Madrasah Tsanawiyah Negeri Barumanis terdapat beberapa program yang menjadi skala prioritas adalah sebagai berikut :
2.3.1 Bidang sarana dan prasarana sekolah.
1. Gedung laboratorium komputer.
2. Gedung laboratorium bahasa.
3. Gedung laboratorium fisika dan biologi.
4. Mengusahakan pembangunan pagar sekolah keliling.
5. Mengusahakan vaping blok halaman sekolah.
6. Mengusahakan pengadaan alat drum band untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler.
7. Mengusahakan pengadaan 20 unit PC / komputer untuk siswa.
8. Mengusahakan pengadaan 5 unit lap top.
9. Mengusahakan pengadaan 5 unit infokus / LCD dan alat peraga sebagai media pelajaran.
10. Mengusahakan pengadaan 5 set tenda pramuka.
11. Megusahakan pengadaan lapangan tenis meja dan alat-alat olah raga lainnya.
2.3.2 Bidang kesiswaan
1. Memperkuat kegiatan ekstrakurikuler dengan menambah jadwal latihan baik pramuka, muhadarah maupun kegiatan lainnya.
2. Mengadakan pelatihan kepribadian siswa untuk menumbuhkan karakter disiplin siswa minimal satu kali dalam satu semester.
3. Memfasilitasi dan mendukung siswa yang mengikuti kegiatan perlombaan baik ditingkat lokal maupun pada tingkat internasional.
4. Menambah kegiatan ekstrakirikuler yang diminati oleh siswa.
5. Membentuk tim paskibraka sekolah dan sanggar sekolah.
2.3.3 Bidang k -7
1. Mengupayakan pembuatan taman pada setiap kelas.
2. Mengkoordinir piket kelas, piket kantor dan piket lingkungan sekolah dengan membuat jadwal piket.
3. Mengadakan penilaian kerapian kebersihan kelas, taman dan halaman pada setiap kelas.
4. Mengevaluasi secara berkala setiap kegiatan K7.
2.3.4 Bidang sosial kemasyarakatan
1. Membangun hubungan silaturahmi dengan kegiatan kemasyarakatan disekitar lingkungan sekolah.
2. Mengadakan khutbah jum,at keliling (safari khutbah), minimal dalam 1 (satu) bulan sekali, safari ramadhan setiap bulan puasa ke masjid-masjid disekitar sekolah.
3. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk kemajuan sekolah.
4. Mengadakan jum,at bersih dengan masyarakat minimal 1 (satu) bulan sekali yang difokuskan ke tempat-tempat public misalnya masjid, jalan, pasar dan lain sebagainya.
5. Bekerjasama dengan masyrakat dalam kegiatan social misalnya kegiatan PHBI, kurban, pambagian zakat fitrah dan lain sebagainya.
6. Bekerjasama dengan masyrakat dalam kegiatan social dalam rangka upacara dan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan republic Indonesia.
2.4 Program Pembina Kurikulum
1. Mengadakan workshop dan diklat kepada tenaga pengajar minimal 3 kali dalam setahun untuk meningkatkan kemampuan guru, yang dilaksanakan di MTs Negeri Barumanis.
2. Menerapkan program tambahan untuk kemampuan siswa terhadap pengalaman ibadah kemsyarakatan antara lain program wajib pengamalan ibadah.
3. Memperkuat materi baca Al-qur’an pada mata pelajaran muatan lokal dengan metode IQRA’ : kelas VII iqra’ (jilid 1,2 dan 3) kelas VIII iqra’ (jilid 4,5, dan 6) kelas IX (juz’amma / Al-qur’an).
4. Menyusun perangkat pembelajaran guru secara lengkap dan menyeluruh untuk semua mata pelajaran yang akan difasilitasi oleh pihak sekolah.
5. Mengadakan studi banding pendidikan (Rikhlah Tarbawi) kesekolah / institusi lain atau tempat-tempat bersejarah untuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi guru dan siswa.
6. Pengadaan buku pegangan atau buku panduan untuk mempermudah bagi guru dalam menyampaikan materi mata pelajaran.
BAB III
KEGIATAN PPL
3.1 Melakukan PPL
Kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) siswa LKP Citra Info Komputer (CIKO) dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2017 s/d 14 Agustus 2017, dalam pelaksanaannya siswa PPL juga berperan serta dalam kegiatan lain, selain proses belajar mengajar antara lain berpartisipasi dalam kegiatan sekolah. Tempat pelaksanaan PPL adalah di MTs N 2 Rejang Lebong yang beralamat di Desa Baru Manis kecamatan Bermani Ulu.
Pelaksanaan kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) adalah sebagai berikut :
1. Penerimaan di MTs N 2 Rejang Lebong.
2. Konsultasi mata pelajaran dan pembuatan rencana kegiatan PPL dengan guru pamong.
3. Siswa PPL mengadakan kegiatan belajar mengajar sesuai job masing-masing.
4. Membantu mengawas di kelas-kelas yang guru pengajarnya tidak bisa hadir.
5. Perpisahan siswa PPL dengan MTs N 2 Rejang Lebong.
3.2 Pelaksanaan Praktek Mengajar
Kegiatan belajar mengajar secara garis besarnya terdiri dari :
1. Perlu dijelaskan pula bahwa dalam pelaksanaan proses pembelajaran dalam kelas, siswa praktikan dianjurkan oleh guru pamong untuk dapat menguasai materi dan kelas. Hal tersebut dilakukan untuk membiasakan diri siswa agar mampu menangkap pelajaran dengan baik dan tidak meremehkan guru praktikan, karena denga begitu siswa akan lebih menghargai guru praktikan dan juga akan lebih mudah dalam penguasaan kelas.
2. Sebelum proses belajar mengajar di mulai, terlebih dahulu melakukan perkenalan dengan siswa dikelas agar mudah untuk mengenali nama-nama siswa yang ada di kelas.
3. Dalam tahap pembelajaran dilakukan dengan menjelaskan materi-materi yang ada di buku dengan murid di kelas. Setelah itu disuruh mencatat point-point pentingnya agar lebih mudah diingat oleh murid dikelas.
4. Setelah habis menjelaskan materi 1 bab, lalu mengadakan latihan untuk murid di kelas untuk menguji hasil yang didapatkan murid selama tahap belajar mengajar.
5. Agar suasana kelas tidak terlalu tegang, siswa praktikan harus membuat hiburan di kelas seperti memberi teka-teki atau permainan-permainan lainnya agar suasana kelas lebih terhibur dan bersemangat.
3.3 Partisipasi Praktek Intra dan Ekstrakurikuler
3.3.1 Adapun kegiatan dalam partisipasi praktek intra adalah sebagai berikut :
1. Membantu anggota OSIS menjalankan kegiatan MOS untuk siswa baru.
2. Membantu mengajarkan pelajaran TIK di setiap hari senin dan rabu dari kelas VII sampai kelas IX.
3. Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin.
4. Ikut melaksanakan senam bersama setiap hari Jum’at.
5. Membantu mengawas di kelas yang gurunya tidak bisa hadir atau menggantikan guru yang tidak masuk.
6. Menjaga perpustakaan dan mencatat nama-nama murid yang mau meminjam buku di perpustakaan.
3.3.2 Adapun kegiatan dalam partisipasi ekstrakurikuler antara lain bantu membina anak-anak silat dalam perlombaan dan juga anak pramuka selama latihan.
BAB IV
PERMASALAHAN YANG DIHADAPI
4.1 Permasalahan
Adapun permasalahan yang di hadapi siswa CIKO selama melaksanakan kegiatan PPL di MTs N 2 Rejang Lebong yaitu, kurang tersedianya sarana prasarana di sekolah seperti lab komputer. Kerana belum tersedianya lab komputer di sekolah membuat murid belum bisa mempraktekkan langsung meteri-materi pelajaran TIK yang sudah dijelaskan guru kepada murid selama belajar di kelas.
4.2 Alternatif Pemecahan
Dari permasalahan-permasalahan yang dihadapi siswa CIKO ketika melaksanakan kegiatan PPL di MTs N 2 Rejang Lebong tersebut. Ada beberapa alternatif pemecahan untuk memecahkan masalah-masalah yang ada di MTs N 2 Rejang Lebong yaitu, sebagai berikut :
1. Agar siswa bisa mempraktekkan langsung cara menggunakan komputer. Kami sebagai siswa praktikan setiap pelajaran TIK membawa lap top untuk siswa agar bisa di praktekkan langsung di kelas. Walaupun murid belum bisa memiki komputer sendiri-sendiri untuk bahan praktek, kami melaksanakannya dengan cara bergiliran atau secara bergantian.
2. Untuk ke depannya semoga Kepala Sekolah MTs N 2 Rejang Lebong bisa mengusulkan kepemerintah untuk kepentingan dana pembelian beberapa unit komputer supaya murid-murid MTs N 2 Rejang Lebong bisa mempraktekkan langsung materi-materi yang di sampaikan guru selama belajar di kelas.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di MTs N 2 Rejang Lebong telah berjalan dengan baik tanpa ada kesulitan yang berat. Kerjasama antara guru pamong, dosen pembimbing, siswa, dan seluruh perangkat sekolah juga sangat baik. Siswa praktikan mendapatkan banyak pengalaman yang sangat bermanfaat bagi pembentukan sikap kompetensi professional sebagai seorang calon pendidik.
Adapun tujuan dari kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) ini adalah untuk membentuk siswa Citra Info Komputer (CIKO) yang professional dalam mendidik dan bekerjasama dengan pihak-pihak sekolah MTs N 2 Rejang Lebong.
Harapan kami sebagai siswa PPL, dengan adanya kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) ini mempunyai manfaat bagi siswa PPL, sekolah MTs N 2 Rejang Lebong, maupun bagi Citra Info Komputer (CIKO) itu sendiri. Dan setelah kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan ini berakhir, diharapkan supaya siswa Citra Info Komputer (CIKO) dapat terus mengembangkan kemampuan diri dimanapun berada, untuk menjadi seorang guru yang professional.
5.2 Saran-Saran
Sebagai penutup, penulis sebagai guru praktikan dapat memberikan saran-saran sebagai berikut :
1. Siswa Citra Info Komputer (CIKO) diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah MTs N 2 Rejang Lebong agar seluruh kegiatan PPL dapat berjalan dengan baik.
2. Kepada lembaga Citra Info Komputer (CIKO) agar terjalin kerjasama yang baik dengan semua instansi yang terkait dengan kegiatan PPL, khususnya dengan sekolah MTs N 2 Rejang Lebong.